<a href=http://zawa.blogsome.com>Zawa Clocks</a>
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa Bersejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa Bersejarah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Oktober 2011

Bismarck


 Bismarck, kapal perang tipe Battleship merupakan kapal raksasa milik Jerman. Dinamai sesuai dengan nama mantan Kanselir Jerman, Otto Von Bismarck. Berbobot 56,000 ton, kapal ini merupakan monster di laut milik Kriegsmarine, angkatan laut Jerman. Meriam terbesarnya berukuran 15,5 inci, serta dilengkapi 8 buah tabung torpedo. Bismarck dilapisi baja setebal 32 sentimeter, dan dapat melaju 30 knot. Dapat dikatakan, Bismarck adalah perpaduan sempurna dari Kecepatan, daya gempur, dan pelindung yang ideal.

  Bismarck keluar dari pangkalan Jerman di Kiel pada 19 Mei 1941. Untuk memulai operasi pertama sekaligus terakhirnya, "Ganggu aktivitas perdagang Inggris di Atlantik.", perintah Hitler. Maka, Bismarck dikawal Prinz Eugen, kapal jenis Penjelajah berat berbobot 10,000 ton, berangkat meninggalkan Kiel. Setelah pelayaran yang melelahkan, Bismarck bertemu dengan lawan yang sepadan. HMS Hood, sejenis dengan Bismarck mulai menembak dahulu. Namun, yang ditembaknya ternyata Prinz Eugen !! Bukan Bismarck. Sementara, Bismarck dan Prinz Eugen menembak ke arah Hood.

  Hood akhirnya tenggelam setelah ditembaki selama beberapa menit. Hampir sebagian awaknya tewas. Sementara kapal pengawalnya, HMS Prince of Wales berhasil melarikan diri. Namun, pembalasan Inggris segera dimulai. Prinz Eugen diperintahkan kembali ke pelabuhan Brest di Prancis. Hanya beberapa hari setelah tenggelamnya Hood, Bismarck dapat dikirm ke dasar laut. Beberapa kapal perang Inggris, didukung pesawat tempur, mengeroyok Bismarck secara berbarengan. Hanya 114 dari sekitar 2000 awak Bismarck yang selamat. Sebuah tamparan bagi rakyat Jerman.








Senin, 30 Mei 2011

Kim il sung



       Lahir pada 15 april 1912, Kim il sung merupakan pemimpin pertama Republik Demokratik rakyat korea (Korea Utara). Pada 1948, ia diangkat sebagai perdana Menteri Korea Utara, yang dijabat hingga tahun 1972. Dengan dukungan diktator Uni Soviet, Stalin, Kim menyerang korea Selatan pada 1950. Tentara Korea Selatan yang bersenjatakan minim dan kurang terlatih, banyak yang melarikan diri ataupun malah bergabung dengan Korea Utara.

       1951, Pasukan PBB datang membantu Korea selatan. Saat Korea Utara diambang kekalahan, 270.000 prajurit Cina menyeberangi perbatasan Cina- Korea Utara, dan memukul mundur pasukan PBB. Gencatan senjata akhirnya disepakati, namun perdamaian belum terwujud sepenuhnya. Selepas perang Korea, Kim il sung menghabiskan waktunya untuk membangun negaranya.

      Apartemen murah, makanan cukup, dan jalan-jalan kota yang terawat baik, merupakan hasil usahanya. Rakyat korea Utara mencintainya karena kemurahan hatinya. Ia dijuluki pemimpin Abadi dan "Great Leader", pemimpin besar. Tahun 1994, Kim meninggal karena serangan jantung. Rakyat korea Utara bersedih atas kematiannya. Jenazahnya dibalsem (diawetkan), dan disimpan di Mausoleum Kumusan Memorial Palace


Sabtu, 22 Januari 2011

Bharatayudha

Barathayudha merupakan peristiwa yang tercatat di kitab Mahabrata yang menceritakan pertempuran antar keturunan Bharata, yaitu Pandawa dan Kurawa. Pandawa terdiri dari Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa, yang merupakan keturunan dari Pandu dewanata. Sedangkan  Kurawa, terdiri dari 100 orang, yang merupakan keturunan Destarata. Yang sulung bernama Duryudana.


Perang Barathayudha sendiri berlangsung selama 18 hari, yang berlangsung di daerah bernama Kurukasetra. Pandawa dipimpin Yudhistira, sedangkan Kurawa dibawah pimpinan Duryudana. Puncak dari pertempuran ini yaitu pada hari ke tujuh belas, yaitu antara Arjuna yang kereta kudanya dikendarai oleh Kresna (Khrisna) dan Adipati Karna yang kereta kudanya dikendarai oleh Salya.

Arjuna yang menggunakan panah Pasopati berhasil menewaskan Karna. Arjuna yang awalnya ragu karena mengetahui bahwa Karna adalah saudaranya, akhirnya diyakinkan oleh Kresna. Akhir kisah, Duryudana, pemimpin Kurawa tewas setelah duel satu lawan satu melawan Bima, salah satu Pandawa.

           Arjuna dan Kresna dengan kereta kudanya.

Minggu, 31 Oktober 2010

Perang 6 hari


Perang 6 hari merupakan perang yang terjadi di Timur tengah dan merupakan perang yang cukup singkat. Perang terjadi antara Israel dengan negara-negara arab,diantaranya yaitu Mesir, Syria (Suriah), dan Yordania. Perang dimulai tanggal 5 Juni 1967. Perang dimulai dengan invasi Israel ke sebuah desa di Yordania. Selanjutnya, Mesir mengusir pasukan PBB dan mengirim tentara beserta ratusan tanknya menuju semenanjung Sinai dengan dukungan puluhan pesawat Angkatan Udara Mesir. Suriah juga sudah memulai peperangan dengan Israel di dataran tinggi Golan. Dengan gabungan tentara Yordania dan Irak, jumlah pasukan negara-negara arab di dataran tinggi Golan mencapai 307.000 tentara didukung 2500 tank dan 1000an pesawat tempur. Israel sendiri hanya berkekuatan 260.000 prajurit dan 800 tank yang didukung 300 pesawat tempur.

Kendati lebih banyak dalam jumlah, kualitas mungkin lebih menentukan. Pada pertengahan perang, Israel mengirim 300 pesawat tempur untuk menyerang angkatan udara Mesir di kandangnya sendiri. Pangkalan udara Mesir yang yang tidak dijaga ketat membuatnya menjadi sasaran empuk Israel. Pesawat Mesir tidak berdaya mencegah serangan ini. Akibatnya, Mesir kehilangan 300 pesawat tempur dan 100 pilot dalam semalam. Angkatan Udara Israel juga menyerang pangkalan Udara Suriah, Yordania dan Irak secara bertubi-tubi hingga hancur. Di darat, pasukan utama Mesir yang berjumlah ratusan ribu dan didukung ratusan tank telah gagal mempertahankan Terusan Suez dan ditarik mundur dari semenanjung Sinai. Di dataran tinggi Golan, Suriah yang memiliki 75.000 perajurit tidak berdaya menghadapi Israel. Sekali lagi faktor keunggulan di udara yang membuat Israel mampu mencapai kemenangan begitu cepat.Beberapa negara arab juga menuduh Inggris dan AS membantu Israel.

Hasil akhirnya, Israel kehilangan 10.000 prajurit. Mesir kehilangan hampir semua peralatan tempurnya, serta 10.000 prajurit juga tewas, 10.000 ditangkap dan kurang lebih 20.000 luka-luka. Suriah dan Yordania kehilangan 3000 prajurit, 3000 luka-luka, dan hampir seluruh kendaraan lapis baja dan artileri Suriah hancur di dataran tinggi Golan. Suriah juga negara yang berperang selama 6 hari penuh. Sisanya sudah mundur. Israel juga mendapat wilayah baru seperti dataran tinggi Golan, Tepi Barat, semenanjung Sinai (tapi dikembalikan ke Mesir) dll. Gencatan senjata lalu disepakati. Kesimpulannya, kekalahan bagi negara-negara Arab.



                           Dataran tinggi Golan yang direbut Israel dari Suriah.